fbpx

Biografi Pendiri Brand Nike, Phil Knight

Dipublikasikan oleh Gilang Irwan pada

phil-knight
Phil Knight (Philip Hampson Knight)

Phil Knight (Philip Hampson Knight) lahir 24 Februari 1938 adalah lulusan dari University of Oregon dan Stanford Graduate School of Business. Dia bersama Bill Bowerman adalah pendiri brand sepatu terbaik dunia, yaitu Nike. Terkenal sebagai seorang dermawan, Knight telah menyumbangkan ratusan juta dolar untuk universitas tempatnya pernah menuntun ilmu, termasuk Oregon Health & Science University. Secara total, ia telah menyumbangkan lebih dari $ 2 miliar untuk tiga lembaga tersebut.

Perjalanan Karir

Sebelum mendirikan brand Nike yang sebelumnya bernama Blue Ribbon Sports, Knight adalah seorang Akuntan Publik Bersertifikat (CPA), pertama dengan Coopers & Lybrand, dan kemudian Price Waterhouse. Knight kemudian menjadi profesor akuntansi di Portland State University (PSU).

Brand Nike

Setelah lulus kuliah Knight memulai perjalanan keliling dunia, salah satu tempat yang dikunjungi adalah Kobe, Jepang pada November 1962. Di sanalah ia menemukan sepatu lari Onitsuka Tiger, diproduksi di Kobe oleh Onitsuka Co. Terkesan oleh kualitas sepatu itu, Knight mengajak Tuan Onitsuka untuk bertemu dengannya. Pada akhir pertemuan, Knight telah berhasil mendapatkan hak distribusi Onitsuka Tiger untuk Amerika Serikat bagian barat.

Ketika Knight akhirnya menerima sampel sepatu, ia mengirim dua pasang ke Bill Bowerman di University of Oregon, berharap mendapatkan dukungan Bowerman. Yang mengejutkan Knight, Bowerman tidak hanya memesan sepatu Tiger, tetapi juga menawarkan untuk menjadi mitra. Kedua pria itu sepakat untuk bermitra pada 25 Januari 1964, tanggal lahir Blue Ribbon Sports (BRS), perusahaan yang nantinya akan menjadi Nike.

biografi-pendiri-nike-phil-knight
Phil Knight (Philip Hampson Knight)
biografi-pendiri-nike-bill-bowerman
Bill Bowerman

Pada 1969, Knight berhasil menjual produknya dan penjualan awal ini memungkinkan Knight untuk meninggalkan pekerjaan akuntannya dan bekerja penuh waktu untuk Blue Ribbon Sports.

Logo “swoosh” Nike, yang sekarang dianggap sebagai salah satu logo paling kuat di dunia, mendapat harga US $ 35 dari mahasiswa desain grafis Carolyn Davidson pada tahun 1971. Menurut situs web Nike, Knight mengatakan pada saat itu: “Saya tidak menyukainya, tetapi itu akan tumbuh pada saya.”

Pada bulan September 1983, Davidson diberi sejumlah saham Nike yang tidak diungkapkan untuk kontribusinya pada merek perusahaan. Pada program televisi Oprah pada bulan April 2011, Knight mengklaim dia memberi Davidson “Beberapa ratus saham” ketika perusahaan itu go public.

Knight mengundurkan diri sebagai CEO Nike pada 18 November 2004, beberapa bulan setelah pemakaman putranya, Matthew, tetapi tetap mempertahankan posisi ketua dewan. Pengganti Knight adalah William Perez, mantan CEO S.C. Johnson & Son, Inc.

Vinton Studios menjadi Laika

Menyusul keberhasilan di akhir 1990-an, perusahaan animasi Will Vinton Studios mencari investor eksternal karena pertumbuhan yang cepat. Saat itu Knight membeli 15 persen saham , pada tahun 1998. Pada akhir 2003 Knight membeli Will Vinton Studios bersama para eksekutif Nike. Sebelum akhirnya meninggalkan perusahaan dengan Knight mengganti merek perusahaan Laika.

Dia kemudian menginvestasikan US $ 180 juta ke Laika, dan studio merilis film fitur pertamanya, Coraline, dalam gerakan berhenti, pada tahun 2009. Coraline sukses secara finansial dan Travis Knight, anak kandung Phil Knight kemudian dipromosikan menjadi CEO dan presiden Laika.

Kehidupan Pribadi

Knight bertemu istrinya, Penelope “Penny” Parks, ketika ia bekerja di Universitas Negeri Portland dan pasangan itu menikah pada 13 September 1968. Mereka memiliki rumah di La Quinta, California. Knight menyumbangkan hampir $ 3,5 juta untuk kampanye gubernur Oregon yang gagal pada tahun 2018 dari Partai Republik Knute Buehler.

Putra Knight, Matthew, meninggal dalam kecelakaan selam scuba di El Salvador pada 2004. Putra Knight lainnya, Travis Knight, menjalankan studio animasi Laika. Phil Knight menjabat sebagai Ketua

Setelah Pensiun dari CEO Brand Nike

Selama periode 2009-2010, Knight adalah kontributor tunggal terbesar dalam kampanye untu menolak Oregon Ballot Measures 66 dan 67 yang setelah disahkan meningkatkan pajak penghasilan pada beberapa perusahaan dan individu berpenghasilan tinggi.

Menurut pengajuan 10 Februari 2012 oleh pengacara John F. Coburn III, atas nama Knight, Knight memiliki 67.097.005 saham Saham Biasa Kelas A dan 7.740 saham Saham Biasa Kelas B di perusahaan Nike. Pada Juni 2015, Knight dan Nike mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri sebagai ketua perusahaan, dengan presiden dan CEO Mark Parker untuk menggantikannya. Pensiun Knight dari dewan Nike mulai berlaku pada akhir Juni 2016.

Buku Karangan Phill Knight

Shoe Dog: A Memoir by the Creator of Nike 2016

Shoe Dog: A Memoir by the Creator of Nike 2016

Sejarah brand di mata Phil Knight sebagai pendiri Nike, hingga evolusinya menjadi salah satu perusahaan yang paling diakui dan menguntungkan di dunia. Ini adalah perjalanan yang berantakan, berbahaya, dan kacau, penuh dengan kesalahan, perjuangan tanpa akhir, dan pengorbanan.

Bill Gates menyebut Shoe Dog salah satu dari lima buku favoritnya di tahun 2016 dan menyebutnya “kisah yang luar biasa, pengingat yang jujur dan menyegarkan tentang bagaimana sebenarnya jalan menuju kesuksesan bisnis. Pada bulan july 2018 Netflix berencana mengadopsi kisah biografi Phil Knight dan sejarah perjalanan Nike ke dalam sebuah film.

Behind the Brand: Biografi Pendiri Brand Nike, Phil Knight

Gilang Irwan

%d blogger menyukai ini: