fbpx

Filosofi Warna Dalam Desain Logo Brand

Dipublikasikan oleh Gilang Irwan pada

makna-warna
People photo created by freepik

Setiap pemilik usaha dan seorang desainer grafis harus belajar memahami arti filosofi dan makna dibalik setiap warna dalam merancang desain logo. Warna selalu menjadi elemen kunci dalam sebuah desain logo, hal ini berkaitan dengan mekanisme persepsi visual manusia. Warna secara tidak langsung juga mampu merangsang perasaan tertentu yang dapat mempengaruhi pendapat seseorang mengenai brand tersebut.

Tetapi perlu diingat bahwa makna warna dalam sebuah logo terkadang tidak memiliki arti sama di semua kelompok masyarakat. Misalnya, di Amerika Serikat, warna merah, putih, dan biru digunakan oleh perusahaan yang ingin membangkitkan perasaan patriotik sesuai dengan filosofi warna pada bendera Amerika. Penduduk negara lain tentu akan memiliki serangkaian warna berbeda untuk membangkitkan perasaan patriot.

Memilih warna logo organisasi adalah keputusan penting karena implikasi jangka panjangnya dan perannya dalam menciptakan diferensiasi di antara logo pesaing. Metodologi untuk mengidentifikasi warna logo potensial dalam sektor industri adalah pemetaan warna, di mana warna logo yang ada diidentifikasi secara sistematis, dipetakan, dan dievaluasi (O’Connor, 2011).

Penelitian menunjukkan bahwa hingga 85% konsumen percaya bahwa warna adalah motivator terbesar untuk memilih produk tertentu, sementara 92% mengakui penampilan visual sebagai faktor pemasaran yang paling persuasif secara keseluruhan.

Logo Berwarna Merah

Merah adalah warna yang paling sering menarik perhatian. Warna memilki karateristik merangsang saraf, kelenjar adrenal (endokrin) dan saraf sensorik. Warna merah juga paling ampuh untuk merangsang dan meningkatkan energi fisik, memperkuat motivasi, meningkatkan sirkulasi, dan berkaitan dengan seksualitas. Merah juga membangkitkan emosi dan menciptakan perasaan kegembiraan atau intensitas.

honda
air-asia
logo-the north face

Logo Warna Kuning

Kuning adalah warna cerah yang dapat menarik banyak perhatian. Warna ini bisa dipakai sedikit untuk pemberitahuan, seperti cahaya kedua lampu rem yang berada dikendaraan. Warna cerah ini juga merangsang otak serta membuat Anda lebih waspada dan tegas. Kuning adalah warna yang ceria, menyenangkan dan penuh energi.

logo-lamborghini
nikon
filosofi-warna-kuning

Logo Berwarna Biru

Biru adalah warna yang bisa meningkatkan nafsu makan untuk itu disarankan menempatkan makanan di piring biru. Biru juga dapat memperlambat denyut nadi dan suhu tubuh lebih rendah. Biru yang kuat (biru tua) akan merangsang pemikiran yang jernih dan biru muda akan menenangkan pikiran dan membantu konsentrasi. Biru sering di sebut warna logo korporasi karena hampir semua perusahaan menggunakan biru sebagai warna utamanya.

logo-samsung
makna-warna-biru

Logo Warna Oranye

Oranye merupakan kombinasi antara warna merah dan kuning. Warna oranye memberi kesan hangat dan bersemangat serta merupakan symbol dari petualangan, optimisme, percaya diri dan kemampuan dalam bersosialisasi. Warna oranye adalah peleburan dari warna merah dan kuning, sama-sama memberi efek yang kuat dan hangat.

makna-warna-orange
brand-jbl-harman
arti-warna-orange

Logo Berwarna Hijau

Warna hijau adalah warna yang identik dengan alam dan mampu memberi suasana yang santai. Berdasarkan cara pandang ilmu psikologi warna hijau sangat membantu seseorang yang berada dalam situasi tertekan untuk menjadi lebih mampu dalam menyeimbangkan emosi dan memudahkan keterbukaan dalam berkomunikasi.

filosofi-logo-hijau
logo-spotify

Logo Warna Ungu

Jarang ditemukan di alam, membuat warna ungu kerap dipersepsikan dengan imajinasi, spiritualitas, dan sisi misterius. Itu sebabnya, penggunaan warna ungu dianggap mampu menarik perhatian, memancarkan kekuatan–bahkan tidak lepas dari kesan lain, seperti ambisius, independen, kebijaksanaan, visioner, bahkan kemewahan. Sayang, penggunaan warna ungu secara berlebihan juga memiliki sisi negatif dan memiliki kesan kurang teliti dan “kesendirian”.

logo-ungu-yahoo
filosofi-logo-ungu

Kesimpulan

Pilih warna yang relevan dengan industri atau para pesaing karena hal ini akan membuat konsumen lebih mudah untuk mengerti produk yang ditawarkan perusahaan. Seperti warna primer terang cenderung digunakan untuk wahana bermain dan materi belajar anak-anak, menggunakan warna monochrome tidak akan relevan dan malah membuat bingung konsumen yang ingin berkunjung.

Setiap warna memiliki filosofi dan arti tersendiri yang membangkitkan perasaan tertentu pada alam bawah sadar manusia. Belajar memahami filosofi warna dan jenis-jenis logo serta dampak secara psikologis dapat membantu brand untuk merancang identitas yang sesuai dan relevan dengan target konsumen. Selain itu, membuat konsumen merasa terhubung dengan brand yang ditawarkan.

Sebagai salah satu contoh, brand yang menjual peralatan mendaki dan menjelajah alam liar yang sangat populer di dunia yaitu The North Face, menggunakan logo berwarna untuk mencitrakan keberanian dan tekat untuk para pendaki gunung sesuai dengan produk mereka tawarkan. Logo berwarna merah cukup populer untuk dipilih brand di berbagai industri seperti pakaian, otomotif, makanan, dan banyak lagi.

Build Your Brand: Filosofi Warna Dalam Desain Logo Brand

Gilang Irwan

%d blogger menyukai ini: