fbpx

Teori Mengambil Keputusan Bisnis Yang Baik

Dipublikasikan oleh Gilang Irwan pada

cara-mengambilan-keputusan
Business photo created by master1305

Teori cara untuk mengambil keputusan kerap dijadikan acuan bagi perusahaan untuk membuat langkah terbaik dengan memahami memahami konsekuensi dari beberapa keputusan. Teori keputusan digunakan untuk berbagai macam ilmu bidang studi terutama pada bidang bisnis dan ekonomi. Teori keputusan merupakan topik interdisipliner, dipelajari oleh para ekonom, ahli statistik, psikolog, ahli biologi, politik dan ilmuwan sosial lain, filsuf, dan ilmuwan komputer.

Dalam ruang lingkup bisnis pada perusahaan sangat kompetitif, keputusan harus diambil sebaik mungkin dengan resiko sekecil mungkin dengan menggunakan teori ini. Para manajer di perusahaan harus mampu mengendalikan situasi dalam ruang lingkup pekerjaan mereka dan mampu mengambil keputusan yang baik, serta memikirkan resiko dan bagaimana menanggulanginya.

Para manajer dihadapkan pada berbagai pilihan yang harus diambil dalam menentukan langkah-langkah bagi penjalanan organisasinya. Berikut langkah-langkah cara perusahaan mengambil sebuah keputusan:

  1. Identifikasi masalah dan ketidakjelasan (uncertainties).
  2. Mengumpulkan informasi.
  3. Membuat prediksi kemungkinan yang akan terjadi.
  4. Mengambil keputusan dari alternatif-alternatif yang ada
  5. Mengevaluasi hasil terhadap prediksi yang telah dibuat

5 Dasar Pengambilan Keputusan (George R. Terry)

1. Pengambilan keputusan berdasarkan intuisi yang berdasarkan perasaan yang sifatnya subyektif.  Keputusan berdasarkan intuisi ini, meski waktu yang digunakan untuk mengambil keputusan relatif pendek dan cepat, tetapi keputusan yang dihasilkan seringkali relatif  kurang tepat karena mengabaikan dasar-dasar pertimbangan lainnya.

2. Pengambilan keputusan yang berdasarkan pengalaman memiliki manfaat baik dan praktis, karena dengan pengalaman yang dimiliki seseorang, maka dapat memperkirakan keadaan sesuatu, dapat mengambil sebuah keputusan dengan mempertimbangkan bagaimana untung-ruginya dan baik-buruknya sebuah keputusan bagi perusahaan.

3. Pengambilan keputusan berdasarkan wewenang biasanya dilakukan oleh pimpinan terhadap bawahannya, atau oleh orang yang lebih tinggi kedudukannya kepada orang yang lebih rendah kedudukannya. Hasil keputusannya dapat bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama dan memiliki otentisitas (otentik),  tetapi  dapat menimbulkan sifat rutinitas, mengasosiasikan dengan praktek diktatorial dan sering melewati permasalahan yang seharusnya dipecahkan sehingga dapat menimbulkan kekaburan.

4. Pengambilan keputusan berdasarkan data dan fakta empiris dapat memberikan keputusan yang sehat, solid dan baik. Dengan fakta, tingkat kepercayaan terhadap pengambil keputusan dapat lebih tinggi, sehingga orang dapat menerima keputusan yang dibuat itu dengan rela dan lapang dada.

5. Pengambilan keputusan yang berdasarkan rasio (rasional) bersifat objektif, logis, lebih transparan dan konsisten untuk memaksimumkan hasil atau nilai dalam batas kendala tertentu, sehingga dapat dikatakan mendekati kebenaran atau sesuai dengan apa yang diinginkan. Pengambilan keputusan secara rasional ini berlaku sepenuhnya dalam keadaan yang ideal.

Jenis-jenis Keputusan

Dalam mengambil keputusan tentusaja ada beberapa jenis, Keputusan dalam sebuah organisasi dapat digolongkan berdasarkan banyaknya waktu yang diperlukan untuk mengambil keputusan tersebut.Secara garis besar, keputusan digolongkan menjadi 2 yaitu keputusan rutin dan keputusan yang tidak rutin.

1. Keputusan rutin (Keputusan terprogram/keputusan terstruktur) adalah keputusan yang sifatnya rutin dan berulang-ulang, dan biasanya telah dikembangkan secara tertentu untuk mengendalikannya atau diprogram. Keputusan terstruktur terjadi dan dilakukan terutama pada manjemen tingkat bawah. Contoh keputusan pemesanan barang.

2. Keputusan tidak rutin (Keputusan tidak terprogram/ tidak terstruktur) adalah keputusan yang diambil pada saat-saat khusus dan tidak bersifat rutin. Keputusan ini terjadi di manajemen tingkat atas. Informasi untuk pengambilan keputusan tidak terstruktur tidak mudah untuk didapatkan dan tidak mudah tersedia dan biasanya berasal dari lingkungan luar.

Kesimpulan

Pengambilan keputusan mempunyai peranan penting karena keputusan yang diambil oleh pengambil keputusan merupakan keputusan akhir yang harus dilaksanakan dalam perusahaan atau bisnis yang dijalankannya. Keputusan sangat penting karena menyangkut semua aspek. Kesalahan dalam mengambil keputusan bisa berdampak buruk pada sebuah organisasi, mulai dari merusak nama baik sampai pada kerugian uang. Maka setiap mengambil keputusan bisnis seseorang harus memahami langkah-langkah yang diambil untuk memutuskan sebuah keputusan.

Back to Basic: Teori Mengambil Keputusan Bisnis Yang Baik

Gilang Irwan

%d blogger menyukai ini: